Reseller atau Reseller? (Dalam Sudut Pandang Bisnis Online)

Jika kita memiliki toko (online ataupun offline), maka reseller adalah orang atau toko lain yang akan membeli produk dari kita dan akan dipasarkan kembali. Reseller umumnya akan mendapat harga yang lebih murah dengan ketentuan pengambilan barang secara grosir. Seiring dengan semakin banyaknya bermunculan toko online saya melihat ada pergeseran makna reseller. Saya akan bedakan antara reseller tipe “lama” dan reseller tipe “baru”.

RESELLER TIPE “LAMA” (Reseller within Stock)
Bukan berarti karena saya menyebut tipe lama, reseller ini sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman ya. Saya hanya bermaksud bahwa dulunya yang namanya reseller ya seperti ini. Reseller tipe lama adalah reseller yang sebenarnya, karena reseller ini dalam sekali belanja akan membeli barang dalam jumlah grosir (banyak). Grosir dalam hal ini tidak hanya berarti satu jenis barang diambil banyak, tapi juga bisa berarti mengambil banyak jenis tapi kuantitas masing-masing jenis barang hanya 1 buah (hal ini yang sering saya lakukan). Nah jika kita termasuk tipe yang ini maka kita dapat memberikan jaminan “READY STOCK” yang dapat meningkatkan daya jual toko kita. Dan tentunya kita akan dapat memberikan respon yang lebih cepat jika ada pertanyaan tentang produk dari pelanggan. Dan untuk reseller tipe ini tentunya harus menyediakan modal yang lebih.

RESELLER TIPE “BARU” (Reseller without Stock)
Nah kalau tipe yang ini saya masih bingung apakah benar tipe ini dapat dikategorikan reseller atau tidak. Pasalnya saya melihat bahwa reseller tipe ini dalam sekali belanja hanya mengambil satu buah barang saja. Di lapangan yang saya cermati bahwa reseller tipe ini jarang yang memiliki stock. Jadi mereka hanya memajang gambar dari suplier, jika ada pelanggan yang membeli mereka baru memesan ke suplier. Otomatis pembelian mereka ke suplier jadi eceran. Jadi jangan terlalu berharap bagi kawan yang memilih menjadi reseller tipe ini untuk mendapatkan harga yang lebih murah (tidak berlaku untuk setiap suplier), karena kawan tidak akan ada bedanya dengan customer biasa. “Reseller” hanyalah label saja. Ribetnya dari reseler tipe ini adalah jika ada pelanggan yang menanyakan kondisi produk, jika belum dipahami, tentunya harus bolak-balik bertanya ke suplier. Kadang kala hal ini dapat menurunkan penghargaan dari pelanggan karena kekurangcepatan dalam merespon permintaan pelanggan. Akan tetapi sisi positif dari reseller tipe ini adalah minimnya modal yang diperlukan, bahkan bisa tanpa modal sama sekali.

Nah bagi kawan yang ingin berbisnis secara online akan memilih menjadi reseller tipe yang mana???
^^

CREDIT TO : www.facebook.com/kainashop dan www.kainashop.multiply.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s